Rp156 Miliar Digelontorkan, 33 Ribu Mahasiswa Kaltim Akan Terima Bantuan UKT

 

(Foto: Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah/doc)

SAMARINDA.JURNALETAM - Kabar baik datang bagi ribuan mahasiswa di Kalimantan Timur. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim memastikan pencairan bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) akan mulai direalisasikan pada awal November 2025.

 

Program ini diharapkan mampu meringankan beban biaya pendidikan dan menjamin keberlanjutan kuliah mahasiswa penerima manfaat.

 

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah. Dirinya menyampaikan bahwa proses penganggaran telah melalui tahapan pembahasan bersama pihak perguruan tinggi.

 

“Sudah tiga kali rapat dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta. Karena anggaran ini adalah di perubahan, bukan di pergeseran. Kalau di perubahan, memang paling cepat di awal November,” Ungkapnya. Jum'at (7/11/2025).

 

Lebih lanjut, Dasmiah menjelaskan bahwa review Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah rampung pada akhir Oktober. Saat ini, Pemprov tengah menuntaskan tahapan administrasi pencairan.

 

“Alhamdulillah untuk Anggaran Belanja Tahunan sudah selesai review dan perbaikannya juga sudah selesai. Saat ini proses kami adalah pengajuan pencairan, dan sedang memproses pembuatan SK ke Pak Gubernur,” jelasnya.

 

Menurutnya, pencairan diproyeksikan selesai pada pekan kedua November. Hal itu sejalan dengan penyelesaian verifikasi mahasiswa yang telah ditetapkan dalam SK penerima bantuan.

 

Untuk PTN, proses verifikasi kini memasuki tahap ketiga dan segera lanjut tahap keempat, sementara untuk PTS berada pada tahap kedua. Pendataan mahasiswa dilakukan melalui sistem basis data Gratispool, yang wajib diisi calon penerima manfaat.

 

“Gratispool adalah database kami. Kalau tidak mendaftar, maka tidak akan masuk dalam tahapan pengumuman. Kami tidak menunggu mahasiswa yang belum mengisi, mohon maaf akan kami lewatkan ke tahapan berikutnya,” Tegas Dasmiah.

 

Dasmiah menyebutkan, bantuan UKT mencakup 7 PTN dan 45 PTS, termasuk mahasiswa skema kerja sama dan afirmasi. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp156 miliar untuk sekitar 33.600 mahasiswa.

 

Sementara itu, penyerahan simbolis bantuan UKT dijadwalkan pada 10 November 2025, apabila proses pencairan rampung tepat waktu.

 

“Makanya belum ada penyerahan simbolis karena memang belum ada uangnya. Untuk insentif guru sudah 56 persen, sedangkan insentif marbot masih 0 karena anggarannya juga di perubahan,” tutupnya. (RI/ADV/DISKOMINFO)

HK
HK

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

No comments:

Post a Comment