(Foto: Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji/doc)
SAMARINDA.JURNALETAM - Upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) kembali ditegaskan melalui program unggulan GratisPol (Gratis Pendidikan dan Kesehatan), yang kini telah dikembangkan menjadi tujuh pilar besar pembangunan.
Hal itu diungkapkannya langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. Ia menyampaikan GratisPol bukan hanya kebijakan sektoral, tetapi cetak biru pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) jangka panjang.
“Program ini menyiapkan generasi Kaltim untuk mencapai puncak potensi mereka,” Ungkap Seno Aji. Minggu (30/11/2025).
Lebih lanjut, Seno Aji menjelaskan pemprov Kaltim merancang tujuh pilar yang mencakup pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga aspek spiritual masyarakat. Pilar tersebut meliputi:
1. Gratis sekolah dari jenjang SMA hingga S3.
2. Layanan kesehatan gratis melalui BPJS.
3. Program hidup sehat bebas stunting.
4. Internet desa gratis.
5. Seragam sekolah gratis.
6. Biaya registrasi kepemilikan rumah gratis.
7. Program umrah gratis bagi marbot masjid.
Menurutnya, dua pilar utama adakah pendidikan dan kesehatan yang menjadi instrumen kunci untuk memastikan tidak ada lagi hambatan biaya yang membatasi mobilitas sosial warga.
“Pertama adalah gratis sekolah SMA sampai S3. Yang kedua layanan kesehatan gratis untuk BPJS,” Tegas Seno Aji.
Seno Aji juha menjelaskan di sektor kesehatan, program bebas stunting menjadi diprioritaskan sebagai langkah strategis mencegah gangguan tumbuh kembang anak.
“Pilar ini sangat krusial karena stunting menjadi ancaman serius bagi kualitas generasi penerus,” Jelasnya.
Untuk itu, orang nomor dua di Provinsi Kaltim itu menambahkan bahwa tujuh pilar GratisPol diharapkan menjadi pondasi kuat menuju Generasi Emas Kaltim serta kontribusi daerah menuju Indonesia Emas 2045.
“GratisPol ini adalah fondasi bagi Kaltim menuju Generasi Emas dan Indonesia Emas 2045,” Tutup Seno Aji.(AS/ADV/DISKOMINFO)


No comments:
Post a Comment