Dari Gua Prasejarah ke Panggung Fashion: Batik Wakaroros Angkat Identitas Kaltim

 

(Foto: Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni/doc)

SAMARINDA.JURNALETAM –  Wastra atau tekstil tradisional Kalimantan Timur (Kaltim) tidak hanya menyimpan nilai budaya, tetapi juga berpotensi besar menjadi penggerak ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim berkomitmen untuk memperkuat identitas visual daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan perajin dan pelaku UMKM wastra.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa Kaltim memiliki ragam wastra berkualitas tinggi, mulai dari Tenun Doyo, Badong Tencep, Kriong, hingga Sarung Samarinda yang telah dikenal luas.

 

Tidak hanya itu, seluruh kabupaten/kota kini memiliki ciri khas batik masing-masing yang terus berkembang sebagai identitas daerah.

 

“Kaltim memiliki harta karun berupa wastra yang luar biasa. Bukan hanya tenun, tetapi seluruh 10 kabupaten/kota di Kaltim kini juga memiliki keunikan batik masing-masing yang terus berkembang,” Ungkap Sri Wahyuni. Sabtu (15/11/2025).

 

Salah satu yang menjadi sorotan ialah Batik Wakaroros dari Kutai Timur, yang mengadaptasi motif tapak tangan pada dinding gua prasejarah Sangkulirang–Mangkalihat berusia sekitar 40.000 tahun.

 

Selain itu, Sri menjelaskan karya tersebut tidak hanya memperkenalkan keindahan visual, tetapi juga mengangkat nilai sejarah tinggi yang menjadi kebanggaan masyarakat Kaltim.

 

“Batik Wakaroros menjadi narasi bergerak tentang peradaban purba Kaltim,” Jelasnya.

 

Untuk itu, Sri Wahyuni berharap kepercayaan diri para perajin semakin kuat dalam membawa identitas daerah ke pasar nasional dan global. Kolaborasi antara UMKM, desainer, dan pelaku industri kreatif akan terus diperkuat agar wastra tetap lestari sekaligus mampu berinovasi mengikuti tren.

 

“Dengan wastra sebagai duta daerah, Kaltim siap menorehkan sejarah baru di panggung fesyen nasional dan global,” Pungkasnya. (RI/ADV/DISKOMINFO)


HK
HK

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

No comments:

Post a Comment