(Foto: Kepala Dinkes provinsi Kaltim, dr Jaya Mualimin/doc)
SAMARINDA.JURNALETAM - Dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim mengajukan anggaran sebesar Rp158 miliar untuk pengadaan alat kesehatan (alkes) di Gedung Pandurata, RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda.
Gedung baru ini nantinya mampu menjadi ruang rawat inap yang lebih aman dan nyaman, terutama bagi pasien yang selama ini terdampak banjir di gedung lama.
“Kami tengah mengusulkan Rp158 miliar untuk alkesnya. Saat ini masih tahap pembahasan dan menunggu persetujuan gubernur,” Ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, dr. Jaya Mualimin. Sabtu (8/11/2025).
Lebih lanjut, Jaya menyebutkan gedung Pandurata direncanakan menjadi lokasi pemindahan layanan rawat inap kelas 1, 2, dan 3 dari bangunan lama yang kerap dilanda banjir.
Sementara itu, sejumlah bangunan lain di kawasan RSUD AWS akan ditata ulang sesuai kebutuhannya.
"Gedung Mawar rencananya dibongkar dan dialihfungsikan menjadi ruang terbuka hijau. Sedangkan Gedung Sakura dan UGD tetap dipertahankan karena masih layak pakai,” Ucap Jaya.
Selain penataan ruangan, Jaya menambahkan pihaknya menyiapkan penataan seluruh area rumah sakit, termasuk parkir, ruang hijau, dan fasilitas pendukung lainnya. Gedung Pandurata sendiri dirancang memiliki sembilan lantai dan kapasitas sekitar 500 tempat tidur, sehingga akan menjadi salah satu gedung pelayanan terbesar di rumah sakit tersebut.
Pembangunan gedung ini dilakukan dalam tiga tahap sejak 2023 dengan total anggaran lebih dari Rp370 miliar. Saat ini pekerjaan fisik memasuki tahap akhir.
“Target kami tahun ini selesai, sehingga tahun depan gedung bisa segera difungsikan,” Tutup Jaya.
(AS/ADV/DISKOMINFO)


No comments:
Post a Comment