(Foto: Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni/doc)
SAMARINDA.JURNALETAM - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Sri Wahyuni, menekankan bahwa kepemimpinan digital merupakan kunci utama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efisien, dan berbasis data.
Pandangan tersebut ia sampaikan saat memaparkan perjalanan transformasi digital Pemprov Kaltim dalam kegiatan Askompsi Digital Leadership Government Award (ADLGA) 2025 di Gedung Antara Heritage Center, Jakarta.
“Digital adalah jalan menuju birokrasi yang lebih efisien dan mudah diakses,” Ungkapnya. Jum'at (7/11/2025).
Selain itu, Sri Wahyuni juga menegaskan bahwa perubahan pola pikir aparatur sipil negara (ASN) menjadi langkah fundamental dalam mendorong transformasi digital. Menurutnya, sistem dan teknologi tidak akan berjalan maksimal tanpa kesiapan mental dan budaya kerja yang adaptif.
“Mindset digital harus terbentuk terlebih dahulu sebelum bicara sistem dan aplikasi,” Ucapnya.
Lebih lanjut, Sri Wahyuni menjelaskan bahwa Pemprov Kaltim terus memperkuat ekosistem digital melalui penyederhanaan proses bisnis, verifikasi layanan, dan penyusunan arsitektur aplikasi serta data terintegrasi. Upaya tersebut dilakukan dalam rangka konsolidasi implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di seluruh perangkat daerah.
Ia menyampaikan, capaian Indeks SPBE Kaltim yang mencapai skor 4,30 pada 2025 menjadi bukti bahwa kepemimpinan digital telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja birokrasi.
“Ekosistem digital yang kuat dibangun dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten,” Jelas Sri Wahyuni.
Dalam kesempatan itu, Sri Wahyuni juga menyoroti pentingnya penerapan kebijakan berbasis data melalui pendekatan Smart Data, Smart Policy. Ia menilai penyediaan data yang valid sangat menentukan efektivitas kebijakan, terutama terkait isu kemiskinan, stunting, dan penguatan ekonomi daerah.
“Data adalah dasar kebijakan yang tepat dan efektif,” tuturnya.
Untuk itu, Sri Wahyuni menegaskan bahwa komitmen kuat pada kepemimpinan digital akan menentukan keberhasilan pemerintah daerah dalam membangun birokrasi yang responsif dan berdaya saing tinggi.
“Kepemimpinan digital adalah kunci untuk mewujudkan birokrasi yang mampu menjawab tantangan masa depan,” Tutupnya. (RI/ADV/DISKOMINFO)


No comments:
Post a Comment