Foto: Disnak keswan Provinsi Kaltim saat menggelar FKP/doc)
SAMARINDA.JURNALETAM - Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Salah satunya melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai wadah evaluasi dan penetapan Standar Pelayanan (SP) dengan melibatkan partisipasi masyarakat.
Kegiatan ini digelar pada Selasa (11/11/2025), mengangkat tema “Bersinergi Mewujudkan Pelayanan yang Lebih Baik.”
FKP merupakan bentuk dialog terbuka yang bertujuan memperoleh masukan, rekomendasi, serta penilaian objektif terhadap mutu pelayanan publik. Pelaksanaan forum mengacu pada PermenPANRB Nomor 16 Tahun 2017, serta merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 terkait pelaksanaan Undang-Undang Pelayanan Publik.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur, Fahmi Himawan, menekankan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan peningkatan mutu pelayanan.
“Forum ini menjadi wadah komunikasi dua arah. Kami sangat mengharapkan masukan masyarakat untuk bersama-sama merumuskan standar pelayanan yang lebih baik,” Ungkapnya.
Dalam forum tersebut, Fahmi juga memaparkan capaian pelayanan berdasarkan hasil Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang menunjukkan tren peningkatan positif.
“Indeks Kepuasan Masyarakat kami untuk Semester I Tahun 2025 mencapai 86,14. Angka ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan layanan,” Jelasnya.
Sejumlah layanan strategis yang dievaluasi dalam rancangan Standar Pelayanan (SP) antara lain:
- Bidang Kesmavet
- Surat rekomendasi pemasukan/pengeluaran produk hewan
- Sertifikat veteriner
- Bidang Keswan
- Surat rekomendasi pemasukan/pengeluaran hewan
- Sertifikat veteriner hewan
- Izin distributor obat hewan
- Layanan klinik hewan (vaksinasi, sterilisasi, operasi)
- Bidang Kawasan & Agribisnis Peternakan
- Edukasi pemanfaatan kotoran hewan menjadi pupuk organik
- Analisa pupuk organik, akses pembiayaan, perizinan usaha, pemanfaatan kapal ternak
- UPTD Laboratorium Keswan & Kesmavet
- Penerimaan sampel dan pengujian laboratorium (serologi, parasitologi, PCR biomolekuler, mikrobiologi, fisika/kimia)
Tidak hanya pada aspek kualitas pelayanan, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Disnak Keswan Kaltim juga menunjukkan pencapaian signifikan. Hingga 31 Oktober 2025, realisasi PAD tercatat Rp734.186.200, jauh melampaui target Rp399.205.000.
Melalui FKP ini, Fahmi berharap standardisasi layanan ke depan dapat lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas. (RI/ADV/DISKOMINFO)


No comments:
Post a Comment