(Foto: Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Isak/doc)
SAMARINDA.JURNALETAM - Harapan baru bagi anak-anak putus sekolah di Samarinda mulai mendekati kenyataan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan kegiatan belajar di Sekolah Rakyat Samarinda masih bersifat sementara, dan seluruh aktivitas akan dipindahkan ke gedung baru yang sedang dibangun di kawasan Palaran.
Kepada awak media, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menyampaikan terdapat dua lokasi Sekolah Rakyat yang beroperasi sementara, yakni di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltim dan di SMA 16 Samarinda. Keduanya akan dipindahkan setelah bangunan permanen di Palaran selesai dibangun dan dapat difungsikan.
“Lokasi sementara ini masih kita gunakan karena gedung permanen belum selesai dibangun. Kalau lahan dan bangunan sudah siap, semua kegiatan belajar akan dipindahkan ke Palaran,” Ungkapnya. Rabu (12/11/2025).
Lebih lanjut, Andi menjelaskan lahan yang digunakan untuk pembangunan gedung merupakan aset Pemerintah Provinsi Kaltim. Namun, pemanfaatannya masih menunggu persetujuan pemerintah pusat sehingga realisasi diperkirakan baru dapat dilakukan tahun depan.
Dirinya mengakui keterbatasan ruang belajar menjadi tantangan di lokasi sementara. Ruang kelas pinjaman di SMA 16 Samarinda tidak lagi tersedia setelah sekolah kembali membutuhkannya untuk kegiatan akademik internal.
"Kondisi di lokasi sekarang memang sudah terlalu padat. Ruang kelas yang sempat kami gunakan juga sudah dibutuhkan pihak sekolah,” Jelas Andi.
Kendati begitu, Andi memastikan aktivitas belajar tetap berjalan hingga pembangunan fasilitas baru selesai. Program Sekolah Rakyat, yang digagas Kementerian Sosial RI, bertujuan membuka akses pendidikan dasar bagi anak-anak putus sekolah terutama dari keluarga berpenghasilan rendah.
“Kalau nanti sudah pindah ke Palaran, fasilitasnya jauh lebih layak dan bisa menampung lebih banyak anak. Kita targetkan tahun depan mulai beroperasi,” Tutupnya. (AS/ADV/DISKOMINFO)


No comments:
Post a Comment